Pekanbaru – Pusat Diklat Nasional (Pusdiknas) menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Limbah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diikuti oleh 139 peserta dari berbagai SPPG di Provinsi Riau. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Hotel Furaya Pekanbaru sebagai upaya meningkatkan kapasitas tenaga SPPG dalam mengelola limbah dapur secara efektif, efisien, dan ramah lingkungan.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Tenaga Ahli Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional, Dipl.-Ing. Alfa Riza, serta dihadiri oleh Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Dr. Syartiwidya, S.TP., M.Si., dan Direktur Pusat Diklat Nasional, Dr. Komala Sari, S.T., S.H., M.Si., M.H.
Dalam sambutannya, Dipl.-Ing. Alfa Riza menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, pengelolaan limbah dapur yang baik tidak hanya bertujuan mengurangi sisa makanan, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan anggaran negara, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di setiap SPPG.
Sementara itu, Dr. Syartiwidya, S.TP., M.Si. mengapresiasi inisiatif Pusat Diklat Nasional dalam menyelenggarakan pelatihan tersebut. Ia berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat menjadi agen perubahan dengan membagikan pengetahuan dan praktik pengelolaan limbah dapur kepada tenaga SPPG lainnya, sehingga penerapan pengelolaan limbah dapat dilakukan secara merata di seluruh wilayah.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pusat Diklat Nasional, Dr. Komala Sari, S.T., S.H., M.Si., M.H., menekankan pentingnya penerapan sanitasi lingkungan, pengelolaan limbah, serta keamanan pangan di lingkungan SPPG. Menurutnya, pengelolaan limbah yang baik merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas makanan, kesehatan pekerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan limbah dapur SPPG, penerapan sanitasi lingkungan, pengurangan limbah makanan sejak proses pengolahan bahan pangan, pengelolaan sampah sesuai regulasi, serta penerapan praktik keamanan pangan di lingkungan SPPG. Diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di unit kerja masing-masing sehingga mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang berkualitas, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.
Pusat Diklat Nasional berkomitmen untuk terus menghadirkan program pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan nasional serta mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di berbagai sektor, khususnya dalam mendukung keberhasilan program-program strategis pemerintah.
