Pekanbaru – Pusat Diklat Nasional (Pusdiknas) menyelenggarakan Pelatihan Pelayanan Antenatal Care, Persalinan, Nifas, dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi Bidan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3–6 Juni 2026 di Graha Edukasi 2 Pusat Diklat Nasional, Pekanbaru, dan diikuti oleh 30 peserta yang merupakan bidan dari berbagai puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman.
Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, dr. Yong Marzuhaili, M.K.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga bidan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Menurutnya, pelayanan antenatal, persalinan, nifas, serta pelaksanaan skrining Hipotiroid Kongenital merupakan bagian penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai pelayanan antenatal care (ANC) sesuai standar, asuhan persalinan normal, pelayanan masa nifas, deteksi dini komplikasi pada ibu dan bayi, serta pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir. Materi disampaikan melalui kombinasi pembelajaran teori, diskusi interaktif, studi kasus, dan praktik untuk memperkuat kompetensi peserta dalam memberikan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para bidan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Selain itu, hasil pelatihan diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak serta memperkuat pelaksanaan program kesehatan di seluruh puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman.
Pusat Diklat Nasional berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan yang berkualitas sebagai upaya mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang profesional, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
